Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mengecam keras serangan rudal kelompok Houthi Yaman terhadap Arab Saudi, yang berlangsung sejak beberapa bulan lalu. Serangan tersebut telah mengakibatkan korban jiwa dan cedera, serta kerusakan properti. Dalam pernyataannya, DK PBB meminta kelompok Houthi untuk menghentikan aksi agresifnya dan kembali pada jalur dialog.
Menurut laporan, serangan rudal tersebut berupa peluru kendali balistik yang diluncurkan dari wilayah Yaman. Serangan ini tidak hanya menargetkan militer Arab Saudi, tetapi juga warga sipil dan infrastruktur vital. Dalam beberapa bulan terakhir, konflik di Yaman telah meningkat menjadi salah satu krisis manusia terburuk di dunia, dengan lebih dari 24 juta orang yang memerlukan bantuan.
Penghujatan DK PBB terhadap serangan Houthi didasarkan pada berbagai indikator konflik yang mengarah ke eskalasi situasi. Selain itu, DK PBB juga menyorot kebijakan kelompok Houthi yang dituduh sebagai pelanggaran wilayah Yaman. Dalam pernyataannya, DK PBB meminta semua pihak terkait untuk berhenti dari aksi agresif dan mengikuti jalur dialog untuk mencapai perdamaian.
DK PBB juga menyorot keterlibatan luar negeri dalam konflik di Yaman. Organisasi ini menegaskan bahwa hanya melalui proses diplomatik dan dialog yang dapat membantu mencapai kestabilan dan perdamaian di wilayah tersebut. Dalam beberapa bulan terakhir, DK PBB telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mencapai kesepakatan dan menghentikan konflik.
Keterlibatan luar negeri dalam konflik di Yaman juga menjadi perhatian DK PBB. Organisasi ini menegaskan bahwa keterlibatan luar negeri dapat membantu mencapai perdamaian dan kestabilan, tetapi hanya jika dilakukan secara bijak dan mengikuti jalur dialog.
**#YemenConflict #Houthi #UnitedNations**