Sejak tahun 2020, G7 (kelompok tujuh besar ekonomi) telah mengalami peningkatan ketergantungan terhadap mineral kritis yang diproduksi di China. Dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketahanan energi, para menteri keuangan G7 sepakat untuk mengurangi ketergantungan tersebut.

Dalam pertemuan di Membangun, Jerman, para menteri keuangan G7 bersepakatan untuk meningkatkan kerja sama dengan negara-negara kaya sumber daya dan bank-bank internasional dalam rangka mengurangi ketergantungan terhadap mineral kritis. Mereka juga menyetujui langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk membangun industri pertambangan yang lebih baik dan mengembangkan teknologi alternatif.

Menurut analisis, China saat ini memiliki monopoli sebagian besar pasokan bahan mentah mineral kritis, seperti kobalt, lithium, dan tantalum. Ketergantungan terhadap China ini telah memungkinkan Beijing untuk menggunakan mineral-mineral tersebut sebagai alat politik dalam meningkatkan kepentingannya di tingkat global.

Dalam upaya mengurangi ketergantungan, G7 berencana untuk meningkatkan produksi dan eksplorasi bahan mentah mineral kritis di wilayahnya sendiri. Mereka juga akan meningkatkan kerja sama dengan negara-negara lain yang memiliki sumber daya mineral kritis untuk mengembangkan industri pertambangan yang lebih baik.

G7 juga menyetujui pentingnya pengembangan teknologi alternatif, seperti baterai dan accumulator, sebagai langkah awal dalam mengurangi ketergantungan terhadap mineral kritis. Mereka berencana untuk meningkatkan investasi pada penelitian dan pengembangan teknologi ini.

Dalam rangka mengimplementasikan keputusan G7, para menteri keuangan telah menetapkan target-target yang jelas, seperti meningkatkan produksi kobalt di wilayahnya sendiri menjadi 20% dari total produksi global dalam lima tahun mendatang. Mereka juga akan meningkatkan kerja sama dengan bank-bank internasional untuk mengembangkan industri pertambangan yang lebih baik.

**#G7 #KetergantunganMineral #Energi #Keamanan**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *