Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria memastikan bahwa profesionisme hubungan masyarakat tetap menjadi penting, terutama dalam era teknologi artificial intelligence (AI). Dalam acara diskusi yang diadakan oleh Wamen Nezar, ia menekankan perlunya profesionalisme humas dengan standar etik untuk menjaga kualitas komunikasi dan memastikan keamanan informasi.

Dalam proses pengembangan teknologi AI, Wamenkomdigi Nezar Patria mengakui bahwa peranan hubungan masyarakat sangat penting dalam membantu masyarakat memahami dampak positif dan negatif dari teknologi ini. “AI bukan hanya sekadar algoritma, tapi juga berpotensi besar untuk membantu atau merugikan. Oleh karena itu, kita harus berfokus pada profesionalisme humas yang berbasis etika agar komunikasi dapat dilakukan dengan efektif dan transparan,” kata Nezar Patria.

Menurutnya, profesionalisme humas tidak hanya tentang kemampuan berkomunikasi, tapi juga mengenai kemampuan memahami konteks dan budaya. “Kita harus memahami bagaimana masyarakat menggunakan teknologi AI sehari-hari, agar kita dapat membantu mereka dalam memahami dampak positif dan negatif dari teknologi ini,” tambah Nezar Patria.

Wamenkomdigi Nezar Patria juga menekankan pentingnya keterlibatan pelaku humas dalam proses pengembangan AI. “Kita harus berpartisipasi aktif dalam pengembangan AI, agar kita dapat memastikan bahwa teknologi ini dikembangkan dengan cara yang sesuai dengan nilai-nilai etika dan profesionalisme,” kata Nezar Patria.

Dalam era teknologi AI, Wamenkomdigi Nezar Patria memastikan bahwa profesionisme humas akan menjadi sangat penting dalam membantu masyarakat memahami dampak positif dan negatif dari teknologi ini. “Kita harus berfokus pada profesionalisme humas yang berbasis etika agar komunikasi dapat dilakukan dengan efektif dan transparan,” kata Nezar Patria.

#Humas #AI #Etika #Profesionalisme
##

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *