Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyorotkan pentingnya terapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dan Government 5.0 dalam tata kelola keuangan negara. Keterpaduan antara ESG dan Government 5.0 diyakini akan meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan, meningkatkan kualitas keputusan, serta memantapkan transparansi dan akuntabilitas.
BPK menginginkan penerapan ESG-Government 5.0 untuk meningkatkan kemampuan institusi keuangan Indonesia dalam menghadapi tantangan global, seperti perubahan iklim, pandemi COVID-19, dan ketimpuran ekonomi. Dengan demikian, BPK berharap tata kelola keuangan negara menjadi lebih baik, lebih cepat, dan lebih transparan.
Selain itu, ESG-Government 5.0 juga diyakini akan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan lingkungan hidup, sosial, dan governance yang baik dalam proses pengambilan keputusan. Dengan demikian, BPK berharap penerapan ESG-Government 5.0 dapat meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan hidup.
BPK juga menyorotkan pentingnya kerja sama antara instansi keuangan, lembaga legislatif, eksekutif, serta institusi swasta dalam penerapan ESG-Government 5.0. Dengan demikian, BPK berharap dapat meningkatkan kemampuan Indonesia menjadi lebih baik dan lebih tangguh.
Dalam rangka mewujudkan visi ESG-Government 5.0, BPK telah menyiapkan bermacam-macam inisiatif dan program untuk meningkatkan kapasitas instansi keuangan, lembaga legislatif, eksekutif, serta institusi swasta dalam menghadapi tantangan global.
#ESG-Government50 #PengelolaanKeuanganNegara #Sustainability