2
Legislator meminta Polri mengusut tuntas kematian seorang warga berinisial BS (59) saat kericuhan di Pejompongan. Anggota Komisi III DPR Abdullah mengemukakan kebutuhan penyelidikan yang profesional dan objektif guna menyelesaikan permasalahan ini. Kematian BS terjadi pada sore hari kemarin, saat kericuhan antara warga dan aparat keamanan berlangsung hebat di wilayah Pejompongan.
Menurut Abdullah, kematian BS memerlukan penyelesaian yang cepat dan jelas. “Kita tidak ingin kesalahan terulang, kita ingin menemukan kenyataan dan memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya,” ujarnya.
Pihak Polri masih dalam proses penyelidikan dan belum memberikan keterangan tentang penyebab kematian BS. Namun, beberapa saksi mata meniru bahwa BS terjatuh saat kericuhan dan tidak sempat mendapat pertolongan. Pihak keluarga BS juga telah mengajukan protes terhadap kematian suami mereka dan meminta Polri menyelesaikan permasalahan ini secepatnya.
Kematian BS ini menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk legislatif dan masyarakat. “Kita harus memastikan bahwa keamanan dan hukum dijamin, sehingga masyarakat merasa aman dan berani,” ujarnya Abdullah.
Pemerintah juga telah menginstruksikan Polri untuk menyelesaikan permasalahan ini secepatnya. “Kita tidak ingin korban dan keluarganya terluka lagi, kita ingin menemukan kenyataan dan memberikan keadilan,” ujarnya.
#KematianWargaPejompongan #Polisi #Penyelidikan