Seorang lansia di Surabaya telah mengalami nasib tragis setelah disekap oleh pacar anaknya selama hampir setahun. Pelaku, seorang pria berusia tua, telah melakukan kejahatan tersebut dengan memanipulasi korban, yaitu perempuan yang memiliki hubungan jauh lebih tua darinya.
Menurut sumber, pelaku mulai mengarahkan korban sejak enam bulan lalu, dan dalam waktu itu, ia berhasil menguras emas sebanyak 1 kilogram serta uang tunai sebesar Rp 2 juta. Korban, yang saat ini belum dapat dikenali, tampaknya telah menjadi korban manipulasi pelaku.
Pada awal mula, korban dipertahankan dan dicuci otak oleh pelaku untuk melakukan tindakan-tindakan kejahatan tersebut. Namun, setelah beberapa bulan, korban mulai mengingatkan diri sendiri dan berusaha mencari jalan keluar dari situasi yang tidak nyaman.
Keterlibatan pihak berwenang akhirnya memungkinkan pelaku untuk ditangkap dan dihadapkan pada hukum. Penyelidikan lebih lanjut menunjukkan bahwa pelaku telah melakukan serangkaian kejahatan lain, termasuk pencurian dan penggelapan.
Kini, korban dapat kembali menjalani hidupnya dengan aman, sedangkan pelaku akan menghadapi hukuman yang sesuai. Kejadian ini diharapkan menjadi peringatan bagi masyarakat Surabaya untuk tetap waspada terhadap kejahatan-kejahatan yang dapat terjadi di sekitar mereka.
#Kriminalitas #Surabaya #Penggelapan