_____________________________________________________________________

Dalam rangka memperingati 70 tahun hubungan diplomatik, Republik Indonesia (RI) dan Mongolia sepakat untuk memperkuat kemitraan antar dua negara. Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun menegaskan bahwa Indonesia dan Mongolia memperkuat kerjasama dalam berbagai sektor, termasuk pertanian, energi, dan infrastruktur.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah pertemuan bilateral antara Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, dan Menteri Luar Negeri Mongolia, Luvsandashdorj. Pertemuan tersebut dilakukan pada tanggal 18 Agustus 2022 di Ulaanbaatar, Mongolia.

Menurut Djauhari Oratmangun, hubungan diplomatik antara RI dan Mongolia telah berlangsung selama 70 tahun dan telah membantu meningkatkan kerjasama antara dua negara. “Kami berharap dengan memperkuat kemitraan ini, kami dapat meningkatkan kerjasama dalam berbagai sektor, termasuk pertanian, energi, dan infrastruktur,” kata Djauhari Oratmangun.

Menteri Luar Negeri Mongolia, Luvsandashdorj, juga menegaskan bahwa Mongolia ingin memperkuat kemitraan dengan RI dan meningkatkan kerjasama antara dua negara. “Mongolia dan RI memiliki potensi besar untuk meningkatkan kerjasama dalam berbagai sektor, termasuk pertanian, energi, dan infrastruktur,” kata Luvsandashdorj.

Peningkatan kemitraan antara RI dan Mongolia juga diharapkan dapat meningkatkan investasi dan perdagangan antara dua negara. Pada tahun 2020, nilai perdagangan antara RI dan Mongolia mencapai USD 10 juta. Dengan memperkuat kemitraan ini, diharapkan nilai perdagangan antara dua negara dapat meningkatkan lebih lanjut.

#RI-Mongolia #Diplomacy #Kemitraan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *