Pada tanggal 15 Maret, sebuah perlintasan lokasi taksi green SM tertemper KRL telah terjadi di Jalan Ampera, Bekasi. Kecelakaan ini memicu KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur. Berdasarkan informasi dari sumber-sumber setempat, unit taksi yang tertemper tersebut tidak memiliki palang resmi di sekitar perlintasan.

Dalam kejadian ini, taksi yang dipergunakan oleh pelanggan sedang dalam perjalanan ketika ia terkena hambatan di perlintasan. Akibatnya, taksi tersebut menjadi tidak stabil dan akhirnya menabrak KRL yang sedang menuju stasiun tujuan. Insiden ini mengakibatkan kerusakan signifikan pada keduanya unit taksi dan kereta api.

Sekitar pukul 08:00 WIB, perlintasan lokasi kecelakaan terjadi. Berdasarkan informasi dari korban langsung, pelanggan taksi yang sedang naik taksi mengaku tidak ada percekcian pada saat kejadian ini. “Saya hanya melihat taksi tertemper dan kemudian menabrak KRL,” kata korban.

Korban lain yang naik KRL mengaku sangat terkejut oleh insiden ini. “Saya sedang dalam perjalanan menuju stasiun tujuan ketika saya mendengar suara keras dan melihat taksi menabrak KRL,” katanya.

Pihak KRL memastikan bahwa tidak ada korban jiwa namun beberapa orang mengalami luka ringan. Taksi yang terlibat kecelakaan tersebut masih dalam penanganan tim investigasi polisi untuk mencari tahu penyebab insiden ini.

Dalam konsep, perlintasan lokasi taksi dan KRL menjadi bencana di Jalan Ampera, Bekasi. Insiden ini memangakan banyak orang dan mengakibatkan kerusakan signifikan pada keduanya unit taksi dan kereta api.

**#KeretaApi #Taksi #Kecelakaan #Bekasi**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *