_____________________________________________________________________

Samarinda, Kalimantan Timur – Walikota Samarinda, Andi Harun, memimpin langkah reformasi fiskal sebagai upaya meningkatkan kinerja pemerintahan setempat. Dalam upaya ini, Andi Harun berfokus pada efisiensi dan penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk menghadapi penurunan anggaran yang ditargetkan oleh Pemerintah pusat.

Dalam pidato saat membuka Rapat Kerja dengan DPRD Samarinda, Andi Harun menekankan pentingnya reformasi fiskal untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menghadapi tekanan fiskal yang dihadapi oleh Pemerintah setempat. “Kita harus cerdas dalam menggunakan dana yang kita miliki sehingga dapat meningkatkan kinerja pelayanan publik,” katanya.

Menurut Andi Harun, reformasi fiskal ini akan dilakukan melalui beberapa langkah, antara lain dengan mengoptimalkan PAD, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan efisiensi penggunaan dana. “Kita harus memiliki strategi yang jelas dalam menggunakan dana sehingga dapat meningkatkan kinerja pemerintahan,” katanya.

Saat ini, Pemerintah Samarinda sedang mengalami tekanan fiskal akibat penurunan anggaran yang ditargetkan oleh Pemerintah pusat. Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Samarinda telah mengalami defisit anggaran sebesar Rp 500 miliar.

Dengan demikian, reformasi fiskal ini diharapkan dapat membantu Pemerintah Samarinda untuk menghadapi tekanan fiskal dan meningkatkan kinerja pelayanan publik. “Kita harus memiliki kemauan untuk berubah dan menjadi lebih baik,” katanya.

**#ReformasiFiskal #Samarinda #Pemda**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *