______

Menlu Sugiono dan Menlu Vietnam Teken Rencana Aksi 2026-2030 untuk memperkuat kemitraan strategis di berbagai sektor. Mereka berharap rencana aksi ini dapat membantu meningkatkan kerja sama bilateral antara kedua negara, serta meningkatkan keberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat.

Rencana aksi 2026-2030 tersebut berfokus pada tujuh sektor strategis, yakni energi, pertanian, infrastruktur, teknologi informasi, industri manufaktur, perikanan, dan keamanan. Menlu Sugiono dan Le Hoai Trung juga menyetujui kerja sama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan budaya.

Menurut sumber-sumber yang terpercaya, rencana aksi ini dikembangkan berdasarkan analisis kemampuan dan kebutuhan kedua negara. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kerja sama bilateral dalam sektor-sektor strategis dan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dalam rencana aksi 2026-2030 tersebut, terdapat tujuh prioritas utama yang akan diwujudkan. Pertama, meningkatkan kerja sama dalam sektor energi untuk memenuhi kebutuhan nasional dan regional. Kedua, meningkatkan produksi pertanian dan meningkatkan kualitas hidup petani. Ketiga, meningkatkan infrastruktur yang solid dan efektif. Keempat, meningkatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memperkuat kerja sama bilateral.

Lima, meningkatkan industri manufaktur dan perikanan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Enam, meningkatkan keamanan dan stabilitas nasional dengan meningkatkan kerja sama dalam bidang keamanan. Tujuh, meningkatkan pendidikan, kesehatan, dan budaya untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dengan demikian, rencana aksi 2026-2030 ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Vietnam, serta meningkatkan keberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *