Berita ini datang dari Jakarta – Dalam upaya meningkatkan efektivitas dalam menjalankan tugasnya, Akademisi Universitas Nasional (Unas) Firdaus Syam menyarankan transformasi kultur internal di Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Menurut Firdaus, transformasi kultur ini bertujuan untuk menciptakan budaya kerja yang lebih inklusif, kolaboratif, dan efektif.

Firdaus mengungkapkan bahwa Polri perlu melakukan transformasi kultur internal guna meningkatkan profesionalisme anggotanya. Dalam beberapa tahun terakhir, Polri telah mengalami kemunduran dalam beberapa aspek, seperti penurunan tingkat kepuasan masyarakat dan keterlambatan penyelesaian kasus-kasus.

“Transformasi kultur internal Polri perlu dilakukan untuk menciptakan budaya kerja yang lebih inklusif dan kolaboratif,” kata Firdaus dalam wawancara. “Dengan demikian, anggota Polri akan menjadi lebih efektif dalam menjalankan tugasnya dan meningkatkan kepuasan masyarakat.”

Firdaus juga mengemukakan bahwa transformasi kultur internal Polri perlu dilakukan dengan cara yang cerdas dan berkelanjutan. Ia menyarankan adanya pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan infrastruktur dan fasilitas.

Dalam beberapa tahun terakhir, Polri telah mengalami kemunduran dalam beberapa aspek, seperti penurunan tingkat kepuasan masyarakat dan keterlambatan penyelesaian kasus-kasus. Oleh karena itu, transformasi kultur internal menjadi sangat penting untuk meningkatkan profesionalisme anggotanya.

Namun, Firdaus juga mengemukakan bahwa transformasi kultur internal Polri perlu dilakukan dengan cara yang cerdas dan berkelanjutan. Ia menyarankan adanya pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan infrastruktur dan fasilitas.

Pada akhirnya, Firdaus mengemukakan bahwa transformasi kultur internal Polri perlu dilakukan dengan cara yang cerdas dan berkelanjutan. Ia menyarankan adanya pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan infrastruktur dan fasilitas.

**#TransformasiKultur #Polri #Professionalisme**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *