Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia, Siswo Pramono, menegaskan bahwa pendidikan tinggi, riset, inovasi, dan penguatan kapasitas adalah pondasi kuat kemitraan antara Indonesia dan Australia. Hal ini dikatakan dalam acara peringatan HUT Ke-60 Hubungan Diplomatik RI-Australia yang diadakan pada hari ini.

Pendidikan menjadi salah satu tema sentral dalam kerjasama bilateral antara dua negara tersebut. “Pendidikan adalah fondasi kuat kemitraan RI-Australia,” kata Siswo Pramono dalam sambutannya. Menurutnya, pendidikan tinggi dan riset memiliki potensi besar dalam meningkatkan kemampuan manusia serta memperkuat kemitraan antara dua negara.

Dalam rangka meningkatkan kerjasama bilateral, Indonesia dan Australia telah melaksanakan berbagai program pendidikan, seperti program beasiswa untuk siswa dan mahasiswa. Program-program ini bertujuan meningkatkan kemampuan manusia serta memperkuat kemitraan antara dua negara.

Selain itu, Siswo Pramono juga menegaskan pentingnya inovasi dalam meningkatkan kemampuan teknologi serta penguatan kapasitas sumber daya manusia. “Inovasi dan penguatan kapasitas adalah kunci untuk meningkatkan kemampuan manusia serta memperkuat kemitraan RI-Australia,” katanya.

Menurutnya, kerjasama bilateral antara Indonesia dan Australia juga telah melahirkan berbagai hasil yang signifikan. “Kerjasama bilateral RI-Australia telah melahirkan berbagai hasil yang signifikan, seperti peningkatan kemampuan teknologi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta meningkatkan hubungan diplomatik,” katanya.

Dalam acara peringatan HUT Ke-60 Hubungan Diplomatik RI-Australia ini, Siswo Pramono juga menghimbau untuk terus meningkatkan kerjasama bilateral antara dua negara tersebut. “Kita harus terus meningkatkan kerjasama bilateral RI-Australia, serta memperkuat kemitraan antara kita,” katanya.

#Pendidikan #HubunganDiplomatik #RIAustralia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *