Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, atau lebih dikenal sebagai Titiek Soeharto, mengungkapkan keinginannya untuk membuat stok beras usia simpan di atas satu tahun dijadikan pakan. Hal ini dikatakan ketika ia meminta cadangan beras pemerintah (CBP) yang telah berusia lebih dari setahun menjadi alternatif pakan ternak.
Menurut Titiek, dengan demikian, pemanfaatan beras yang sudah tua dapat diminimalisir, serta menghemat biaya dan sumber daya. Selain itu, ia juga ingin meningkatkan kualitas pakan ternak dan menyelesaikan masalah limbah pangan.
Titiek juga berharap bahwa keputusan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan beras yang sesuai untuk tujuan tertentu. “Kita harus bijak dalam menggunakan sumber daya, termasuk beras,” katanya.
Pada dasarnya, keputusan Titiek Soeharto ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mengoptimalkan penggunaan beras dan meningkatkan kualitas pakan ternak. Hal ini juga dapat membantu memastikan stabilitas pangan dan mencegah masalah limbah pangan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah menjadi salah satu produsen beras terbesar di dunia. Dengan demikian, keputusan Titiek Soeharto ini sangat relevan untuk meningkatkan kualitas pakan ternak dan menghemat sumber daya.
#Pangan #Sustainability #Agriculture