Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Busan mencatat potensi transaksi bernilai Rp17 miliar dalam sektor florikultura RI dengan pelaku bisnis Korea. Hasil budidaya bunga dan tanaman hias yang kualitasnya diketahui sangat baik di pasar global, membuat Indonesia menjadi tujuan utama bagi investor asing.
Dalam pertemuan dengan para pelaku bisnis Korea, Kemendag melalui ITPC Busan menawarkan berbagai jenis produk florikultura RI, seperti bunga mawar, lavender, dan orchid. Para investor asing tersebut sangat tertarik pada kualitas dan kuantitas produk-produk tersebut, sehingga potensi transaksi yang besar pun terlihat.
Selain itu, Kemendag juga menawarkan berbagai fasilitas dan dukungan untuk pelaku bisnis RI yang ingin memasuki pasar Korea. Fasilitas-fasilitas tersebut meliputi bantuan teknis, konsultasi, serta akses ke pasar Korea.
Pihak ITPC Busan pun berencana mengadakan kerja sama dengan pemerintah daerah dan industri florikultura RI untuk meningkatkan produksi dan kualitas produk-produk tersebut. Dengan demikian, potensi transaksi yang besar dapat terwujud dan membantu meningkatkan pendapatan RI.
Dalam rangka meningkatkan kerja sama antara RI dengan Korea, Kemendag juga berencana mengadakan beberapa kegiatan lainnya, seperti seminar, workshop, dan bazaar. Kegiatan-kegiatan tersebut bertujuan untuk mempromosikan produk-produk RI dan meningkatkan kesadaran pelaku bisnis RI terhadap pasar Korea.
Dengan demikian, potensi transaksi Rp17 miliar di Korea dapat menjadi kenyataan dan membantu meningkatkan pendapatan RI.