2

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, mengecam keras dugaan intimidasi yang dilakukan dua orang anggota DPRD terhadap dokter Icha. Dalam keterangannya, Nihayatul mengatakan bahwa intimidasi ini tidak sesuai dengan nilai-nilai demokratis dan membahayakan eksistensi independen profesionilisme dokter.

“Intimidasi ini tidak memiliki tempat dalam sistem demokrasi yang kita anut. Kita harus mempertahankan kebebasan berpendapat dan melakukan kewajiban sebagai warga negara,” kata Nihayatul dalam keterangannya.

Menurut sumber, intimidasi tersebut terjadi ketika dua anggota DPRD menemui dokter Icha di kantornya dan meminta ia mengubah hasil tes medis yang telah dilakukan. Dokter Icha sempat merasa takut dan terganggu oleh kejadian ini.

Nihayatul juga menyorot bahwa intimidasi ini tidak hanya melanggar hak asasi manusia, tapi juga membahayakan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. “Kita harus mempertahankan integritas profesionalisme dokter dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat,” kata Nihayatul.

Pemerintahan pusat juga diharapkan dapat memberikan perhatian khusus terhadap kejadian ini dan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku intimidasi. Dengan demikian, lingkungan politik yang lebih stabil dan demokratis dapat dibentuk.

#Intimidasi #DokterIcha #Demokrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *