Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menyatakan bahwa keunggulan agregat satu gol dalam pertandingan melawan Juventus tidak berarti menjelang leg kedua. Komentar ini dia sampaikan setelah PSG menempuh kemenangan 1-0 di Parc des Princes, mengakhiri seri 3-3 pada pertandingan sebelumnya.
Enrique berpendapat bahwa hasil agregat 4-3 tidak memberikan keunggulan yang signifikan bagi timnya. “Saya tidak berpikir bahwa kemenangan dengan perbedaan satu gol berarti banyak,” kata Enrique dalam wawancara. “Kita harus fokus pada leg kedua dan mencoba untuk memperoleh kemenangan di sana.”
Pengalaman Enrique sebagai pelatih telah membantu timnya mencapai beberapa prestasi signifikan, termasuk juara Ligue 1 dan Piala Prancis. Dalam pertandingan melawan Juventus, Enrique menempatkan Neymar dan Kylian Mbappé di posisi depan, yang berhasil mencetak gol pada pertandingan tersebut.
Keunggulan agregat tidak serta-merta memberikan keuntungan bagi PSG, karena Juventus telah mengalami kemenangan 2-1 di leg pertama. Oleh karena itu, Enrique meminta timnya untuk fokus dan tidak berlebih-lebihkan hasil agregat.
“Kita harus fokus pada permainan yang akan datang,” kata Enrique. “Kita tidak boleh terlalu banyak menghubungkan keunggulan agregat dengan kemenangan di leg kedua. Kita harus bersiap untuk pertandingan lainnya dan mencoba untuk memperoleh kemenangan.”
Enrique juga menekankan pentingnya permainan tim yang solid, termasuk penampilan pemain-pemain seperti Thiago Silva dan Presnel Kimpembe.
“Kita memiliki beberapa pemain yang sangat berpengalaman,” kata Enrique. “Mereka telah membantu kita mencapai beberapa prestasi signifikan dalam masa-masa lalu. Kita harus fokus pada permainan tim yang solid dan memastikan bahwa kita dapat mencetak gol di leg kedua.”
#ParisSaintGermain #Juventus #Ligue1 #PialaPrancis