Sejak awal tahun ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyoroti perkembangan kebijakan hukuman mati di Lebanon. Baru-baru ini, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengapresiasi langkahlangkah yang dilakukan pemerintah Lebanon dalam menghapus hukuman mati dari undang-undangnya.
Penghapusan hukuman mati di Lebanon dikatakan sebagai langkah penting menuju kehidupan yang lebih baik dan layak untuk rakyatnya. Dalam pandangan Guterres, penghapusan ini juga akan membantu memulihkan harga diri manusia dan mengakhiri kekejaman yang telah berlangsung selama lama.
Menurut informasi yang diterima, Lebanon adalah salah satu negara dengan tingkat hukuman mati tertinggi di dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Lebanon telah melakukan langkah-langkah untuk menghapus hukuman mati dari undang-undangnya, dan akhirnya, pada bulan lalu, hukuman mati secara resmi dinyatakan tidak sah.
Guterres juga berharap agar Lebanon dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam menghapus hukuman mati. Dalam pernyataannya, ia mengatakan bahwa “penghapusan hukuman mati adalah langkah penting menuju kehidupan yang lebih baik dan layak untuk rakyatnya”.
Penghapusan hukuman mati di Lebanon juga dikaitkan dengan tujuan PBB dalam meningkatkan kesadaran global tentang isu-isu kemanusiaan. Guterres berpendapat bahwa “penghapusan hukuman mati adalah langkah penting menuju kehidupan yang lebih baik dan layak untuk rakyatnya, serta menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam menghapus hukuman mati”.
#PenghapusanHukumanMati #Lebanon #PBB