2
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendorong masyarakat 328 kampung melakukan budi daya pangan sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan di wilayahnya. Dalam program ini, Pemkab Jayawijaya memprioritaskan pengembangan komoditas lokal yang potensial dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
Selama beberapa tahun terakhir, harga bahan pangan khususnya padi dan jagung telah meningkat drastis di Indonesia. Hal ini menjadi tantangan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Oleh karena itu, Pemkab Jayawijaya mencanangkan program “Budi Daya Komoditas Lokal” sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan pada bahan pangan impor.
Dalam program ini, Pemkab Jayawijaya membagi sawah kepada masyarakat 328 kampung untuk dikembangkan menjadi lahan budi daya pangan. Masyarakat juga diberikan pelatihan dan pendampingan teknis untuk meningkatkan kualitas hasil panen. Selain itu, Pemkab Jayawijaya juga memberikan stimulus berupa harga lebih baik bagi hasil panen yang diproduksi oleh masyarakat.
Dengan demikian, program “Budi Daya Komoditas Lokal” ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan masyarakat di Jayawijaya dan mengurangi ketergantungan pada bahan pangan impor. Selain itu, program ini juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat melalui penjualan hasil panen yang diproduksi.
Tidak hanya itu, program “Budi Daya Komoditas Lokal” ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan dan peranan masyarakat dalam mengatasi masalah bumi. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Jayawijaya.
#Sustainability #FoodSecurity #LocalDevelopment