Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya spirit harmoni dalam pengembangan Mapolda DIY (Madya Daerah Indonesia). Ia menjelaskan bahwa tema Hamemayu Hayuning Bawono diusung untuk mencapai pelayanan optimal bagi masyarakat. “Hamemayu Hayuning Bawono” artinya adalah “Bumi yang dilimpahkan oleh Tuhan”. Kapolri berpendapat bahwa pengembangan polisi harus berdasarkan nilai-nilai agama dan budaya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengingatkan peran penting Mapolda DIY sebagai wahana penegakan hukum yang profesional. “Mapolda DIY harus menjadi contoh bagi masyarakat bahwa kepolisian adalah bagian dari proses pengembangan negara yang lebih baik,” tuturnya.
Pengembangan polisi ini tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, namun juga pada pelayanan sosial dan pendidikan. Kapolri menjelaskan bahwa Mapolda DIY harus menjadi bagian dari masyarakat, bukan melawan masyarakat.
Tugas pengembangan polisi ini dilakukan untuk mencapai tujuan yang lebih luas, yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Pengembangan polisi harus berorientasi pada kemanusiaan dan keadilan,” tuturnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, Mapolda DIY telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan profesionalisme kepolisian. Antara lain dengan mengembangkan program-program pendidikan dan pelatihan bagi anggotanya.
Kapolri juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengembangan polisi. “Masyarakat harus menjadi bagian dari proses pengembangan polisi, bukan hanya sebagai penerima pelayanan,” tuturnya.
#PengembanganPolisi #MapoldaDIY #Kapolri