Ketika industri pariwisata di Indonesia menghadapi tekanan besar akibat pandemi COVID-19, Wamenpar sebut peran wanita sebagai pilar utama dalam meningkatkan ketahanan pariwisata. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengemukakan bahwa perempuan memiliki potensi yang sangat signifikan dalam pengembangan sektor ini.

Pernyataan tersebut didasarkan pada data yang menunjukkan bahwa wanita berkontribusi hingga 30% terhadap pendapatan nasional dari sektor pariwisata. Mereka juga memainkan peranan penting sebagai bagian dari industri pariwisata, seperti pengelola waralaba, pebisnis travel, dan karyawan hotel.

Mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan ketahanan pariwisata, Wamenpar berencana menggalakkan wanita untuk menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan. Dengan demikian, perempuan dapat berkontribusi lebih besar dalam pengembangan sektor ini dan membantu meningkatkan pendapatan nasional.

Selain itu, Wamenpar juga berencana menginisiasikan program-program yang bertujuan mempromosikan wanita sebagai bagian dari industri pariwisata. Dalam hal ini, perempuan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya peranan mereka dalam sektor pariwisata.

Dengan demikian, Wamenpar berharap bahwa strategi ini dapat membantu meningkatkan ketahanan pariwisata dan meningkatkan peranan wanita dalam pengembangan sektor ini. Berencana menggalakkan wanita untuk menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan dan mempromosikan wanita sebagai bagian dari industri pariwisata, Wamenpar berharap dapat mencapai tujuan tersebut.

#Pariwisata #Wanita #Ketahanan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *