Dewan Pakar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Bidang Strategi Hubungan Luar Negeri Darmansjah Djumala menilai bahwa Partai Golkar memiliki potensi besar dalam merekrut generasi muda, termasuk Gen Z. Hal ini dikarenakan Golkar memiliki basis kekuatan yang luas dan telah memperbaiki citra politiknya dengan mengemas politis menjadi lebih inklusif dan partisipatif.
Darmansjah Djumala, seorang pakar strategi hubungan luar negeri, berpendapat bahwa Gen Z adalah generasi yang paling berorientasi teknologi dan memiliki potensi besar dalam membantu Golkar memperbarui citra politiknya. “Gen Z tidak hanya berfokus pada isu-isu lokal, tapi juga memiliki kepedulian terhadap isu-isu global,” kata Darmansjah.
Golkar sendiri telah mengambil langkah-langkah strategis untuk merekrut Gen Z. Mereka telah meluncurkan program-program yang lebih inklusif dan partisipatif, serta memperbaiki citra politiknya dengan mengemas politis menjadi lebih demokratis dan transparan.
Namun, tantangan lain juga akan dihadapi oleh Golkar dalam merekrut Gen Z. Salah satu hal yang paling penting adalah bagaimana Golkar dapat menawarkan solusi-solusi yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan Gen Z. “Gen Z tidak hanya mencari partai politik, tapi juga ingin melihat perbedaan yang signifikan dalam kehidupan mereka,” kata seorang analis politik.
Dalam kaitannya dengan itu, Golkar harus dapat menawarkan solusi-solusi yang sesuai dengan kebutuhan Gen Z, seperti isu-isu kemasyarakatan dan pengembangan wilayah. Dengan demikian, Golkar dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi Gen Z dalam politik.
**#Politik #Golkar #GenZ #Pancasila**