2
Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani dan Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Bibiki telah melakukan pertemuan strategis untuk memperkuat sinergi antara Kementerian P2MI-Kemenlu dalam melaksanakan Program Sekolah Menengah Katolik Go Global (SMK Go Global). Pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program tersebut dalam menghasilkan tenaga kerja profesional dan berdaya guna.
Dalam pertemuan, Kemen P2MI-Kemlu memutuskan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, industri, dan pendidikan dalam mengembangkan program SMK Go Global. Program ini bertujuan menjadi katalis utama bagi perkembangan tenaga kerja profesional dan berdaya guna di Indonesia.
Kemen P2MI-Kemlu juga memutuskan untuk meningkatkan kerjasama dengan perguruan tinggi, lembaga pendidikan, serta industri untuk menghasilkan program SMK Go Global yang lebih efektif. Dalam hal ini, Kemen P2MI-Kemlu akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menawarkan peluang pelatihan dan pengembangan keterampilan bagi siswa SMK.
Selain itu, Kemen P2MI-Kemlu juga memutuskan untuk meningkatkan kerjasama dengan komunitas internasional dalam mengembangkan program SMK Go Global. Hal ini bertujuan agar program tersebut dapat lebih efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja profesional dan berdaya guna di Indonesia.
Dalam pertemuan, Kemen P2MI-Kemlu juga membahas pentingnya pengembangan keterampilan siswa SMK yang sesuai dengan kebutuhan industri. Program SMK Go Global ini akan meningkatkan kemampuan siswa SMK dalam beradaptasi dengan perubahan lingkungan kerja, serta meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya pelatihan dan pengembangan keterampilan.
Dengan memperkuat sinergi antara pemerintah, industri, dan pendidikan, Kemen P2MI-Kemlu berharap dapat menghasilkan program SMK Go Global yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja profesional dan berdaya guna di Indonesia.
#P2MIPermata #SMKGoGlobal #PelatihanTenagaKerja