…..

Menteri Pembangunan Nasional Singapura, Chee Hong Tat, mengungkapkan bahwa Singapura dan China memiliki peluang besar untuk memperdalam kerja sama dalam bidang transisi hijau dan teknologi tinggi, termasuk Artificial Intelligence (AI). Hal ini terlihat dari perjalanan lawatan yang dilakukan Menteri tersebut ke Beijing, China, pada akhir Agustus lalu.

Pada pertemuan dengan Menteri Riset dan Teknologi China, Wang Zhigang, Chee Hong Tat berharap dapat meningkatkan kerja sama antara dua negara dalam bidang transisi hijau, termasuk pengembangan energi terbarukan, transportasi hijau, dan teknologi konservasi energi. “Kami berharap dapat meningkatkan kerja sama ini untuk mencapai tujuan yang lebih tinggi dalam mempercepat transisi hijau,” ucap Chee Hong Tat.

Singapura dan China juga telah memiliki kemajuan pada pengembangan teknologi AI, termasuk penggunaan machine learning untuk meningkatkan efisiensi dalam berbagai bidang. Menteri Pembangunan Nasional Singapura menekankan pentingnya kerja sama antara dua negara untuk meningkatkan kemampuan AI dan aplikasinya dalam berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan pertahanan.

Pada kesempatan yang sama, Chee Hong Tat juga memiliki pertemuan dengan Menteri Riset Nasional China, Wang Weigang. Pertemuan ini membahas peluang-peluang kerja sama antara Singapura dan China dalam pengembangan teknologi AI dan machine learning. “Kami ingin meningkatkan kemampuan kita dalam pengembangan AI untuk mencapai tujuan yang lebih tinggi,” ucap Chee Hong Tat.

Dalam kesempatan lain, Menteri Pembangunan Nasional Singapura juga memiliki pertemuan dengan perwakilan beberapa korporasi teknologi China, seperti Alibaba Group dan Tencent Holdings. Pertemuan ini membahas peluang-peluang kerja sama antara Singapura dan China dalam pengembangan teknologi AI dan machine learning.

**#Sustainability #AI #Collaboration**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *