Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid bersama-sama dengan berbagai stakeholder, memahami bahwa transformasi digital harus didukung oleh peningkatan kebudayaan. Dalam rangka menghadapi era digital yang semakin canggih, Menkomdigi berfokus pada pengembangan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan digital serta kesadaran tentang pentingnya transformasi digital untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dalam pidatonya di acara seminar nasional, Meutya Hafid mengatakan bahwa transformasi digital tidak hanya berfokus pada teknologi, tapi juga pada perubahan mindset dan perilaku masyarakat. “Transformasi digital bukan hanya tentang memperbarui infrastruktur, tapi juga tentang bagaimana kita dapat meningkatkan kemampuan masyarakat untuk menggunakan teknologi dengan bijak,” tutur Meutya Hafid.
Menkomdigi juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam mengembangkan ekosistem digital yang siap menghadapi tantangan masa depan. “Kita tidak dapat sendiri-sekali melawan arus globalisasi, kita harus bersama-sama untuk meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia,” tambah Meutya Hafid.
Dalam beberapa tahun terakhir, Menkomdigi telah berusaha keras untuk mengembangkan ekosistem digital yang inklusif dan siap menghadapi tantangan masa depan. Salah satu contoh adalah dengan mengembangkan program-program pengembangan sumber daya manusia, seperti pelatihan digital dan pengembangan kemampuan soft skill.
Selain itu, Menkomdigi juga telah berusaha keras untuk meningkatkan aksesibilitas internet di wilayah-wilayah tertentu, sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi dan berpartisipasi dalam ekosistem digital. “Kita tidak ingin ada masyarakat yang terlambat tersingkir dari era digital,” tutur Meutya Hafid.
Dalam sela-sela seminar nasional tersebut, Menkomdigi juga menunjukkan beberapa contoh inovatif yang telah berhasil meningkatkan kualitas hidup masyarakat, seperti penggunaan teknologi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) untuk meningkatkan kesadaran lingkungan.
**#TransformasiDigital #KebudayaanIndonesia #Menkomdigi**